Jual - Beli IJazah Palsu Marak di Internet



Seiring baru usainya kalender pendidikan di Tanah Air, modus kejahatan dengan cara menawarkan ijazah palsu kembali muncul ke permukaan. Pemberi layanan ini pun bersikap bak 'malaikat' dengan menawarkan ijazah 'bodong' bagi mereka yang tidak lulus.

"ANDA BUTUH IJAZAH SMA,D3,S1,S2 YANG ASLI DAN TERDAFTAR DI SEKOLAH, KOPERTIS & KAMPUS ??? KITA BISA MEMBANTU ANDA DAPATKAN IJAZAH YANG ASLI DAN TERDAFTAR !!!," demikian tulisan yang terpampang di satu halaman internet .

Pelaku mengaku menggunakan form, blanko atau kertas asli orang dalam dengan data yang benar (valid). "Produk kami bergaransi buat ulang," tukas pelaku.

Pastinya layanan jalur cepat ini berharap pada pundi-pundi orang yang dikelabuinya. Pasalnya, tarif yang mereka kenakan cukup bikin kantong bolong.

Untuk ijazah SMA swasta misalnya dibanderol di angka Rp 10 juta, SMA negeri Rp 15 juta, S1/D3 Rp 13,5 - Rp 60 juta, S2 Rp 18 juta dan sertifikat TOEFL Rp 2,5 juta.

Aktivitas kejahatan seperti ini sejatinya bukanlah hal baru. Tahun lalu, aktivitas serupa juga bersliweran di internet. Biasanya momentum kehadiran layanan ini berbarengan dengan masa kelulusan sekolah atau penerimaan kampus baru.

Pelaku boleh saja mengklaim ijazah buatannya asli. Namun pihak kampus pernah menegaskan jika ijazah yang dikeluarkan institusi pendidikan tidak bisa atau setidaknya tak akan mudah di palsukan

"Tidak mungkin ijazah kita dipalsukan. Kita punya sistem database yang mendata semua ijazah yang keluar. Jadi ketahuan siapa yang palsu ijazahnya," tegas Rektor ITB Prof Dr Akhmaloka, mengomentari peredaran ijazah palsu kala itu.

Artinya jika ketahuan maka siap-siap saja para pemilik ijazah abal-abal ini diancam pidana, ditambah efek malu tentunya. Untuk itu masyarakat pun diimbau tak terperdaya dengan tawaran ini.

0 Response to "Jual - Beli IJazah Palsu Marak di Internet"